Pentingnya Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat Untuk Mewujudkan Mitigasi Bencana yang Optimal

 Oleh : HRD GenBIUINBandung




Indonesia merupakan negara yang rentan terkena bencana jika ditinjau dari segi geografi karena berada di ring of fire dan patahan lempeng serta banyak gunung api aktif. Jika kita mengkilas balik dari 2 dekade ke belakang, di indonesia yang tercatat oleh BNPB telah terjadi 2 jenis bencana, pertama bencana geologi yang terjadi secara alamiah dan tidak terduga, serta di dekade ini juga telah terjadi bencana yang tidak terduga-duga yaitu bencana non alamiah yang kita kenal sebagai covid-19.

Data BNPB terkait Bencana Alam di Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 25.000 bencana terjadi di Indonesia dalam satu dekade terakhir, dengan bencana tahunan tertinggi pada tahun 2020, yaitu 4994 bencana. Bencana alam yang terjadi pun merenggut ratusan hingga ribuan korban jiwa, puncaknya di tahun 2018, yang memakan hingga 6.240 jiwa.

Data tersebut menunjukkan bahwa bencana memang seringkali terjadi di Indonesia, lantas apakah ada upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi bencana?. Tentunya ada, dan salah satunya adalah melalui Mitigasi Bencana yang bisa diartikan sebagai serangkaian upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana, baik lewat pembangunan fisik ataupun penyadaran serta peningkatan kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana.

Contoh dari Mitigasi Bencana sendiri misalnya dalam kasus mitigasi erupsi, pemerintah melakukan mitigasi dengan melakukan pemantauan aktivitas gunung api kemudian melakukan pemetaan untuk mengetahui kawasan rawan bencana kemudian melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait risiko bencana di lereng gunung berapi.

Peran pemerintah dalam penanggulangan bencana alam ini sangat penting dan merupakan kewajiban bagi pemerintah karena menyangkut keselamatan dan keamanan bagi setiap orang. Oleh karena itu, antisipasi sejak dini sangat penting untuk lebih ditingkatkan lagi. Namun, sejatinya bukan hanya pemerintah saja yang harus berperan, tetapi seluruh lapisan masyarakat juga harus bersinergi melakukan upaya pencegahan dan mitigasi bencana.

Sinergitas antar stake holders terkait dengan penanggulangan bencana sangat penting untuk mendukung dalam mewujudkan sebuah sistem peringatan dini (early warning system) dan prosedur tetap yang dipahami oleh masyarakat seluruhnya yang menetap di sekitar daerah rawan bencana. Sistem dan prosedur yang efektif, efisien serta dapat diandalkan akan sulit diwujudkan tanpa adanya kerja sama yang erat dari semua pihak.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pahami Apa Itu TD Valas DHE, Instrumen Operasi Moneter Bank Indonesia

Tentang Program Beasiswa Bank Indonesia

Penting! Cara Bertahan Hidup di Suhu Bumi yang sedang Labil